aku memandang semalam itu
ada gunung besar mengekoriku
dan ada waktunya
seakan menyentuh ubun-ubun usia ku
...
dari semalam kisahnya
seekor lalat
menguis ia hilang
kembali hinggap
pada setiap rongga-rongga kosong di jasmaniku
meludah nerakakan di setiap liang-liang rohaniku
...
dan semalam datang lagi
dari belakang ia memarang
setiap inci fikiran ku
membakar apikan seluruh kesedaranku
datang mega-mega gunung
sekali lagi seakan menyentuh ubun-ubun usia ku.
...
cukuplah dengan mengadu pada-Mu Penilai Hati
ringankanlah mega-mega gunung yang sering mengejar ku
beratkanlah, busukanlah, jelikkanlah lalat-lalat yang menghinggap di hari-hari ku.
sesungguhnya orang yang beriman itu melihat dosanya seakan-akan dia duduk di bawah sebuah gunung yang ingin menghempapnya tetapi bagi para pendosa, melihat dosa seperti lalat yang hinggap di hidungnya.~
(al bukhari, al-jami'al sahih al-mukhtasar, dar ibn khatir,Beirut,1987,jil.5,hlmn 2324, no.hadith:5949)

wow! puitis nyee.. huhu
ReplyDeletehoho.biasa-biasa shja.tu pun Allah punya:)
ReplyDelete